Pesan untuk Andalas


Es beno (bangasbersorak)
Kata kata tuhan baru saja mehentakkan keheningan
Merdu disebalik bukit bukit tinggi
Membawa sebuah pesan
Diantara rintik rintik hujan
Disebalik pasak Andalas
Kau gegarkan pesan azimat itu
Bercurah kabut dan kalut
Membawa tangis yang menyeriangai
Di lawan langit yang tak tenang

Tangis menderu
Jeritan jerian pasi dari bibir yang kelu
Semua baru ingat padamu
Sang pembuat pesan pada ukiran ukiran ukiran alam

Kata kata tuhan baru saja mehentakkan keheningan
Merdu disebalik bukit bukit tinggi
Membawa sebuah pesan
Diantara rintik rintik hujan

Berharap pada cahaya
Berharap pada remang
Berharap pada kesenangan
Berharap pada diri
Berharap pada itu
Berharap pada ini
Tak kuasa
Hanya berharap padanya

Pekanbaru, 4 oktober 2009
(puisi belasungkawa untuk saudaraku di sumbar)

Comments :

7 komentar to “Pesan untuk Andalas”
Danu Akbar mengatakan...
on 

nice.!

Septian Gusonela mengatakan...
on 
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Septian Gusonela mengatakan...
on 

puisi yang bagus...terus berkarya sobat

aRi isTiadi mengatakan...
on 

keren

terus berposting bro

pantang mundur

Akhatam mengatakan...
on 

nice bro... salam kenal ajh...

Ikhsan mengatakan...
on 

Bagus sekali puisinya...
Mantap

hendrie k_bejo mengatakan...
on 

"pangeran datang. bukan dengan kekuatan tapi dengan senyum" Coment balas Coment Linkoeh juga pasng yokay....

Posting Komentar